Setujukah Anda Film 2012 Dilarang ?
Sebuah pertanyaan dengan dua opsi jawaban, ya atau tidak. Nah, yang membedakan antar masing-masing jawaban adalah argumen yang menguatkannya. Ya mungkin bagi anda yang sudah mengetahui berita tentang ramalan akan terjadinya kiamat pada tahun 2012 sudah mempunyai gambaran akan isi dari film 2012 ini.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, ada sebuah ramalan akan terjadinya kiamat pada tahun 2012 nanti. Ada yang memberitakan akan datangnya sebuah planet X atau planet Nibiru yang akan membawa kehancuran bagi bumi, ada yang mengatakan adanya badai matahari. Sampai – sampai badan pangan sedunia (FAO) menginvestasikan beberapa uangnya untuk pembangunan kubah kiamat di kutub utara untuk menyimpan biji-bijian sebagai cadangan makanan jika bencana ini datang.
Atas dasar ramalan ini film kiamat 2012 dibuat. Gambaran ceritanya mungkin tentang terjadinya bencana besar yang menewaskan hampir semua manusia di bumi. Layaknya sebuah film yang digarap dengan serius (beda dong dengan film2 dari Indonesia), terapan special effect yang sepadan dengan alur cerita akan membawa penonton beranggapan bahwa peristiwa ini nyata. Dan akhirnya akan berefleksi secara pribadi jika kiamat ini benar-benar datang, apa yang akan dilakukannya.
Mungkin keresahan yang akan muncul. Oleh sebab inilah (mungkin) ada pihak yang melarang film 2012 ini diputar di Indonesia. Apakah hanya untuk menghindari keresahan masyarakat? Mengingat orang – orang Indonesia sangat mudah menghakimi sebuah pemikiran atau karya dengan kata "haram". Entahlah, saya tidak tahu pasti pola pikir manusia yang ingin mencoba memahami pola pikir Tuhan ini. Siapa sih yang BERHAK untuk mengharamkan sesuatu atau mengatakan sebuah pikiran tertentu sesat? Tuhan? Manusia? Manusia Super? …..Entahlah…..![]()
Jika hanya sebuah film seperti ini diharamkan nantinya karena meresahkan masyarakat, lalu bagaimana dengan peristiwa atau pemikiran berikut ini :
-
Sebuah ajakan dari kelompok tertentu yang menerapkan kekerasan dengan dalih agama, haramkan kelompok itu?
-
Penipuan pelayanan dari instansi pemerintah (contoh PLN sekarang), haramkah?
-
Tilang dibawah tangan saat razia kendaraan bermotor di jalan raya oleh oknum polisi, haramkah?
-
Korupsi, haramkah?
-
Seorang guru yang
bodohkurang pandai sehingga melakukan kesalahan konsep saat mengajar dikelasnya, haramkah? -
Pungutan liar di berbagai instansi pemerintah, haramkah?
-
Meminta sumbangan dengan memaksa, haramkah?
-
Para pengusaha yang melakukan penipuan publik atas produknya, haramkah perusahaan dan produknya itu?
-
Iklan yang tidak jujur sehingga banyak konsumen yang terjebak dengan kata-kata manis, haramkah?
-
Peraturan atau undang-undang yang hanya menguntungkan beberapa pihak saja, haramkah?
-
Bagi anda yang suka mengharamkan, anda membuat orang lain sakit hati, haramkah?
-
Pembenaran konsep demi keuntungan kelompok, haramkah?
-
Menghakimi argumen lain dan personalitasnya karena tidak sesuai dengan konsep pribadinya, haramkah?
-
Anda beri tahu saya apa lagi yang musti diharamkan.
Entahlah….entah berantah dunia ini….
Entah karena kurangnya pengetahuan atau karena ingin menutup diri dari argumen lain sehingga pelarangan film 2012 ini terjadi. Tapi saya yakin, jika kualitas pemikiran masyarakat kita "sehat" dan terbuka, maka pelarangan film 2012 ini tidak terjadi. Orang yang merasa takut adalah orang yang kurang paham (bahasa halus dari tidak tahu) akan kondisi baru yang akan mereka alami, sehingga mereka memilih untuk tidak mengetahuinya. Takut kalau ada orang yang lebih pintar darinya. Cemas jika hilang eksistensinya, sehingga menyingkirkan pihak lain yang akan atau telah eksis. Cemas jika hidup sendirian.
Layakkah orang yang masih terbelenggu dengan kecemasan ini mengatur hidup kita?

wah kurang ajar bener yg ngalarang film 2012
dasar budak tuhan
Kurang ajar atau tidak itu relatif. Jika hanya melarang untuk dirinya sendiri saya kira tidak menjadi kurang ajar, tapi kalau larangan ini diperuntukan orang lain maka orang lain yang akan memberikan penilaian kurang ajar atau tidak. Tergantung dari kesamaan atau perbedaan konsep yang melatar belakanginya.
Terima kasih apresiasinya.
manusia memang begitu..
kalau seandainya kejadian itu terjadi detik ini juga pasti banyak yang melarang yang ketakutan
mereka berusaha menghapus segala hal yang mungkin menjadi penyebab ketakutan
padahal itu tidak akan menyelesaikan masalah
menurutku yang seharusnya dilakukan..
kalau saja semua manusia bisa lebih percaya dalam “hidup” hal itu bisa diatasi
lagipula sejak manusia lahir
kita sudah memandang “kematian”
bisa detik ini besok menit jam.. kita tidak tahu
karena menyadari hal itu kita bisa mengerti arti untuk tetap hidup
trims dan maaf kalau menyinggung perasaan atau kepercayaan
Betul, saya setuju. Karena ketidakpastian akan kematian inilah maka manusia berandai-andai dan brusaha mencari pegangan yang menguatkan dirinya menghadapi kematian. Apakah konsep ketuhanan diciptakan untuk mengatasi ketidakpastian akan dunia setelah kematian ini?
Mungkin karena memang zaman sekarang sudah terlalu banyak orang sok tahu…..
Mungkin dengan sikap sok tahu inilah mereka akan dianggap eksis?